PERANG GAYA AIRSOFT
Senin, Maret 16, 2009
bagus andika rahman

Perang?Duh… jangan sampai terjadi lagi deh, pasalnya, jika itu kita alami,ampuuun DJ, kita ga bias lakukan kegiata kaya semestinya,misal makan di halaman blakang tengkreng sambil liat ayam ayam sobo, tidur nyenyak di kasur empuk sambil meluk bantal, nyuci motor sambil mp3nan, jalan jalan sore sambil liat cewe semok, bahkan sampai sholat berjamaah di musholla pun mungkin kita tak bakal bias. Tapi, kalau perang yang satu ini bakal seru dan ga ada korban jiwa. Lho kok bisa? Bisa! Coba aja airsoft, olahraga perang perangan gaya baru, pas buat kamu yang suka simulasi action.
Olahraga ini adalah pengembangan dari olahraga sebelumnya bernama paintball. Cara bermainnya mirip, alatnya juga sama, hanya nuansanya yang jaauuuh lebih extreme. Berarenakan alam terbuka, yang bakal bikin kita seperti perang betulan, medan asli alam, suasana sunyi hutan yang mencekam, waspada akan tertembakpun jadi lebih menegangkan. Lebih menantang bukan?
Jadi begini sodara sodara. Menurut sejarahnya, air soft masuk ke Indonesia sekitar tahun 1990an. Saat itu masih menggunakan teknologi dan senjata spring dan gas gun. Teknologi spring hanya memungkinkan menembak satu peluru sekali kokang. Nggak lama kemudian muncul teknologi bernama gas blow back(GBB) yang memungkinkan menembak beberapa peluru sekali kokang.
Nah sekarang, telah muncul airsoft gun yang menggunakan teknologi AEG(Automatic Electric Gun). System ini menggunakan listrik dimana peluru keluar dengan kecepatan 250-300 kaki perdetik, wow. Senjatanya terbuat dari besi, trus ukurannya hampir sama dengan senjata sungguhan.
Sampai pada tahun 2000an mulai banyak penggemar olahraga ini sehingga tercipta kelompok pecinta airsoft. Mereka kebanyakan adalah kolektor replica senjata, kolektor badge, maniak games tembak tembakan console atau PC, sampai dengan kolektor tiruan seragam militer luar negeri.
Tapi bagi saya pribadi cukup terpukul. Maaahaaaal… pasalnya untuk membeli seragamnya aja udah rogoh kantong cukup dalem, sekitar 150 ribu sampai Rp.1,4 juta rupiah, belum lagi jika kita ingin melengkapi dengan rompi, camel bag(tempat air minum), sling(tempat peluru), peranti obat untuk cidera dan aksesoris lain. Total jenderal biayanya mencapai Rp.3 juta rupiah. Seeeet nguras dompet abis.
Etsss… itu belum dengan harga senjatanya lho!. Sepucuk pistol airsoft saja sekitar Rp.1,5 juta rupiah, senapan serbu(AK-47, ES C90, M4A1 carbine) harganya sekitar Rp.3 sampai Rp.5 juta, dan senapan jarak panjang seperti machine gun(M249) seharga Rp.18jutaan. Astaqfirullah haladzhim…
Teknik permainan di lapangannya enggak repot sih.layaknya perang beneran ada yang bertugas jadi pengintai tempur, bala bantuan, penyelinap, penyelamat, umpan, dah yang paling keren adalah penembak jitu(sniper). nah, jika kamu minat main airsoft, dateng aja ke taman wisata lido. Disana arenanya keren, penuh perbukitan dan sungai. Seru!.





0 Response to "PERANG GAYA AIRSOFT"
Posting Komentar